Puisi
Senin, 04 Agustus 2008
PAHLAWANKU
PAHLAWAN
BERJUANG MEMBELA SEBUAH KEBENARAN
RINTANGAN HALANGAN ADALAH SANTAPAN
DESING PELURU MENANTANG
BERJUANG MAJU UNTUK SUATU MIMPI
YAITU KEMENANGAN
TANPA PENINDASAN
TANPA ANIAYA
PENUHI HATI DENGAN KEMERDEKAAN
MERDEKALAH GENERASI YANG BARU
ISI DAN PENUHI DALAM DIRIKU DENGAN SEMANGATMU
OH PAHLAWANKU
OH PEMBEBASKU
Diposkan oleh world di 19:56
0 komentar:
Poskan Komentar
Posting Lebih Baru Posting Lama Halaman Muka
Langgan: Poskan Komentar (Atom)
Arsip Blog
* ▼ 2008 (3)
o ▼ Agustus (3)
+ NEGERIKU TERCINTA
+ PAHLAWANKU
+ tujuhbelasan
Mengenai Saya
Foto Saya
world
I am interesting classic art
Lihat profil lengkapku
Pertanyaan Terselesaikan
Lihat lainnya »
Untukmu pahlawanku..... kuharap puisi ini mampu dimengerti sobat semua. maka buktikan dengan jawabanmu ya?
TERIMA KASIHKU PAHLAWANKU
pelurumu tentu bukan peluruku
tapi kala menderu
mampu menerjang sasaran yang dituju
musuh terkapar lari diburu
kehabisan darah
kehabisan nafas
mati kaku
itulah sekelumit cerita pejuang
yang dulu sempat meradang
markas gerilyanya sedang diserang
penjajah laknat berwajah garang
sempat lari masuk kehutan
susun strategi gerilya perang
dengan panglima besar jendral sudirman
kembalikan kedaulatan dari sudut pandang dunia
cerita pejuang adalah semangat bapakku
memberi arti perjuangan bagi diriku
muda beliaku didoktrin cinta negara
tapi sayang, beliau kini telah tiada
cerita pejuang adalah semangat bapakku
mampukah aku menjalankan amanatnya?
semoga..........
aku mampu
terima kasih bapak
*)) Puisi ini saya tulis, kerna saat ini saya ingat almarhum Bapakku yang sempat ikut berjuang bersama sang panglima besar jendral sudirman.
>>>>>>>>>>>>>
// Ponco > Jkt, 15 Agustus 2008 jam 15.09
* 2 tahun lalu
Lapor Penyalahgunaan
roberth m by roberth m
Anggota sejak:
06 Juni 2007
Total poin:
7913 (Tingkat 5)
* Tambahkan ke Kontak Saya
* Blokir Pengguna
Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya
Ponco Cah Klaten Putra Pahlawan!
Aku bangga memiliki temen spertimu....dan lebih bangga lage terhadap almarhum Ayahandmu!
Puisi ini membuat aku teringat pada karya cipta yang saya buat tahun 1996 dan mendapat penghargaan dari Komunitas Seni Jogyakarta juga dari Kedaulatan Rakyat!
Aku Persembahkan Puisi ini buatmu, sobatku drai lereng merapi!
....catatan harian Bedjo kali Code..............
Yaa..anaku.
ketika muda kami
Terjajah imperialis
Lalu ku panggul tombak
Kusandang Kariben dan mortir
Ku hunus keris
Darah imperialis berceceran
Tunggang langgang.
Merdeka!
Ya Anaku!
Itu dulu!
Aku di puja
Di buat sejarah
Sumber ilmu
Dipelajari di SD, SMP sampai sekolah tinggi
Semua bangga!
Tapi sekarang anakku!
Sesal diri tak habis
Semua tak berarti lagi
Tiada mimpi jadi nyata
Yang kutuai pahit
yang kulihat duka.
Aku tertipu!
Kawan-kawanku berkalang tanah
bermandi darah di Tugoe, di lempuyangan
di alun-alun, malioboro, jembatan solo
yang menimbun di kali code
Tertipu!
Nyata perjuangan itu bukan untuk rakyat
bukan bagi negeriku
Bukan bagi bunda pertiwi
Kini kusesali
Kenapa pelor belanda hanya menyisakan bekas luka dipunggung
Mengapa tidak menembus dada atau meremukkan jatungku!
Supaya tak kudapati
Anak-anak negeri memuja mimpi
Agar tak kulihat sikaya memainkan hidup orang banyak.
atau si kuasa mengacungkan telunjuk
memusnakan dusun
melenyapkan desa
atau si imperialis kembali membenamkan tongkat membangun tembok-tembok pembunuh
mendirikan roda-roda menggilas
Oooh anakku!
Tak tertahankan air mataku jatuh
Dulu pantang terjadi di perjuangan!
Kini, ia mengalir, deras!
Mungkin karena itu yang tersisa
Hanya ini yang mampu kuberikan.
Anakku
Skarang tak sanggup aku baca koran
Tak mampu melihat TV
Aku takut
Aku gentar
Sebab semua bercerita tentang Penjajahan
Semua memutar perbudakan
Ibumu
Ibu kita
Bunda pertiwi
Skarang bukan Indonesia
yang dulu ku bela
yang dulu merenggut sobat-sobatku
yang dulu.
Catan ini, untuk mengenang seorang pejuang bernama "BEDJO" Pemegang/dianugerahi Bintang Mahaputra oleh bung KARNO....meninggal Maret 1996 di pondok tua kali code Jogyakarta, tanpa sanak saudara. Pada masa perang kemerdekaan anak-istri gugur ditembus pelor belanda di Klaten. Ia tidak pernah menikah lagi, dan bekerja sebagai penambal Ban disamping Jembatan Solo jogyakarta sampai akhir hayatnya.
___________________
Semoga ini dapat mengobati kerinduan pada almarhum Ayahandamu,
Pahlawanmu
Pahlawan kita!
* 2 tahun lalu
* Lapor Penyalahgunaan
Penilaian Penanya:
5 dari 5
Komentar Penanya:
aku suka jawabanmu mas robert m ku.
terima kasih untuk semua
Ponco
Apakah ini yang Anda cari?
* Penilaian: Jawaban Bagus
* Penilaian: Jawaban Buruk
* 13 bintang - tandai ini sebagai Pertanyaan Menarik!
Siapa yang menilainya menarik
Tunjukkan semua 13...
1. Secret_Life
2. April
3. shealea_coey
4. AmandaGsav
5. .
6. akira_zoeys
7. roberth m
8. lifespirit
9. Yovan Wisnu Reloa…
10. Beauty Rhany
11. gerus arif
12. Panji
13. Lady Evaneze-
* Email
* Beri Komentar (0)
* Simpan
o Tambahkan ke Daftar Pantau pribadi
o Simpan ke Yahoo! Bookmarks
o RSS
Saat ini tidak ada komentar untuk pertanyaan ini.
* Anda harus sign in ke Yahoo! Answers untuk memberikan komentar. Sign in or Daftar.
Jawaban Lain (8)
Tampilkan:
*
April by April
Anggota sejak:
26 Juni 2008
Total poin:
1047 (Tingkat 3)
o Tambahkan ke Kontak Saya
o Blokir Pengguna
jangan khawatir mas ponco..
pasti bisa bila ada kemauan
salam merdeka dari April
dan salam sayang tuk semua
o 2 tahun lalu
o 1 Penilaian: Jawaban Bagus
o 0 Penilaian: Jawaban Buruk
o Lapor Penyalahgunaan
*
Yovan Wisnu Reloaded by Yovan Wisnu Reloaded
Anggota sejak:
26 Mei 2008
Total poin:
4455 (Tingkat 4)
o Tambahkan ke Kontak Saya
o Blokir Pengguna
Sumpah...aku baru tau kalau Mas Ponco itu anak seorang pejuang Kemerdekaan yang pernah gerilya bareng Panglima Besar Jenderal Sudirman;
Kenangan seorang anak Pahlawan Revolusi terhadap ayahnya yang telah mengalirkan darah pejuang dalam dirinya; Meskipun kau ragu percayalah Bro...
Suri tauladan telah kau jalani
Beliau pasti bangga mempunyai putra seorang Ponco
Buah karyamu mu telah membuktikan
Darah pejuang mengalir ditubuhmu...
Biarkan Beliau tersenyum disana
Karena aku adalah sahabat anaknya....
Hekkk....hekkk...hekkk <-----Teman anak Pejuang
Aku bangga menjadi sahabatmu Bro...
MERDEKA!!!
o 2 tahun lalu
o 1 Penilaian: Jawaban Bagus
o 0 Penilaian: Jawaban Buruk
o Lapor Penyalahgunaan
*
Mr T by Mr T
Anggota sejak:
24 Juli 2008
Total poin:
188 (Tingkat 1)
o Tambahkan ke Kontak Saya
o Blokir Pengguna
saya baca puisi kamu sampai merinding bulu roma.
hebat... dan menjiwai benar.
saya acungkan kedua jempol saya untuk puisi kamu.
walaupun semangat pejuang dulu (pahlawan) sudah mulai luntur di bumi kita ini, tapi jiwa pahlawan dan cinta negeri masih melekat di dirimu. semoga terus berjiwa seperti pejuang terutama semangat dari (maaf) almarhum bapakmu
o 2 tahun lalu
o 1 Penilaian: Jawaban Bagus
o 0 Penilaian: Jawaban Buruk
o Lapor Penyalahgunaan
*
gerus arif by gerus arif
Anggota sejak:
31 Mei 2008
Total poin:
872 (Tingkat 2)
o Tambahkan ke Kontak Saya
o Blokir Pengguna
wah heboh puisimu ini saudaraku
sangat menyentuh
apalagi ada latar belakang di keluargamu
salut untuk karyamu ini
mari kita bangun negri ini
dan ingat,... perjuangan dahulu
adalah pengorbanan tanpa pamrih
o 2 tahun lalu
o 1 Penilaian: Jawaban Bagus
o 0 Penilaian: Jawaban Buruk
o Lapor Penyalahgunaan
*
Atha by Atha
Anggota sejak:
03 Maret 2008
Total poin:
605 (Tingkat 2)
o Tambahkan ke Kontak Saya
o Blokir Pengguna
Seharusnya bukan TERIMAKASIH PAHLAWANKU tapi TERIMAKASIH BAPAKKU
Karena Bapak kamu itu Pahlawan
Kalau mungkin Jendral Sudirman masih hidup tentu dia akan bilang, "Walah Ndo, Bapakmu itu Pejuang yang gigih... Wong Londo gowo pistol, kita semua gowo bambu runcing... Bapakmu selalu didepan, buka jalur kita masuk menyerang musuh, kita bergerilya... Bapakmu pejuang hebat! Semoga kamu juga begitu! Jangan malas hidup! Semangatlah seperti semangat yang bapakmu punya!"
Sok tahu ya saya, hehehe...
o 2 tahun lalu
o 1 Penilaian: Jawaban Bagus
o 0 Penilaian: Jawaban Buruk
o Lapor Penyalahgunaan
*
Panji by Panji
Anggota sejak:
24 Mei 2008
Total poin:
2240 (Tingkat 3)
o Tambahkan ke Kontak Saya
o Blokir Pengguna
Sahabatku,
Aku bisa merasakan darah dalam perasaanmu
rasa haru, bangga dan gelegak amarah
terbersit juga rasa banggaku padamu
dalam darahmu ada titisan darah pejuang
Sahabatku,
mari kita teruskan perjuangan mereka
di alam merdeka ini, dalam bentuk lain tentunya
tidak dengan kekerasan ataupun senjata
tapi, dengan semangat membangun bangsa
Sahabatku,
apa yang bisa kita bangun
: apa saja, hal yang positif tentunya
memberi motivasi pada yang muda
akan lebih baik, bila membuka lapangan kerja
Sahabatku,
dengan membangun, kita telah berjuang
meneruskan cita cita pejuang
menuju hidup yang lebih baik : aman dan sentosa
tentu bapakmu akan bangga
_____________________
Sahabatku, Dalam rangka 17-an, aku akan membuat 17 puisi tentang peringatan hari kemerdekaan, puisi ini, akan akan kuedit kembali dan akan kutayangkan, terima kasih.
Salam hangat, Panji.
o 2 tahun lalu
o 1 Penilaian: Jawaban Bagus
o 0 Penilaian: Jawaban Buruk
o Lapor Penyalahgunaan
*
AmandaGsav by AmandaGs...
Anggota sejak:
01 Juli 2008
Total poin:
312 (Tingkat 2)
o Tambahkan ke Kontak Saya
o Blokir Pengguna
kuharap mas ponco yakin dengan apa yang disampaikan almarhum bapak mas Ponco. dan saya lihat dikarya karyamu terutama tentang puisi perjuangan serta kedekatan mas Ponco dengan sahabat disini menandakan apa yang mas Ponco punya dan bisa diberikan..... mas ponco dengan ikhlas memberikannya. contohnya mas Ponco tanpa sungkan memberi semangat dan kritikan membangun untuk sahabat disini.
ini tandanya warisan yang bapak mas Ponco berikan sudah mas Ponco jalankan
terima kasih
Amanda Gsav
o 2 tahun lalu
o 1 Penilaian: Jawaban Bagus
o 0 Penilaian: Jawaban Buruk
o Lapor Penyalahgunaan
*
lifespirit by lifespir...
Anggota sejak:
07 Desember 2007
Total poin:
5896 (Tingkat 5)
o Tambahkan ke Kontak Saya
o Blokir Pengguna
darah bapakmu,darah pejuang
mengalir dalam darah syairmu!
Biar hanya segurat syair
yang terkumpul dari pikiran sahabat-sahabatku ini
pertanda bumi dan bangsaku belum mati
Hiduplah Indonesia Raya
Hiduplah Indonesia Raya
Merdeka!
Salam lifespirit!
o 2 tahun lalu
o 1 Penilaian: Jawaban Bagus
o 0 Penilaian: Jawaban Buruk
o Lapor Penyalahgunaan
Pertanyaan terbuka di Persajakan
* Mari bicara tentang esensi, adakah yang berkenan?
* Dibunuh jarum panjang yg bergegas!?
* mau nanya nih..translate tin dong...plisss,,,?
* beginikah puisi jika ditulis saat malas............?
Pertanyaan terselesaikan di Persajakan
* Mereka.....bukankah bagian dari kita?
* Pantaskah coretan buruk ini dapat saran dari sobat taman...?
* Dirimu dengan belati kecil, bisa dirasakan?
* Sudah benarkah perlakuanku pada 'labu dewa'ku ini?
Masih ada pertanyaan? Tanyakan.
Dapatkan jawaban dari jutaan orang.
ADVERTISEMENT
Kategori
* Semua Kategori
o Seni & Insani
+ Buku dan Pengarang
+ Filosofi
+ Lain-lain - Seni & Insani
+ Persajakan
+ Sejarah
+ Seni Peran
+ Seni Rupa
+ Seni Tari
+ Silsilah
+ Teater dan Seni Peran
Answers Internasional
* Amerika Serikat
* Argentina
* Australia
* Berbahasa Spanyol
* Brasil
* China
* Filipina
* Hong Kong
* India
* Indonesia
* Inggris
* Italia
* Jepang
* Jerman
* Kanada
* Korea Selatan
* Malaysia
* Meksiko
* Prancis
* Quebec
* Selandia Baru
* Singapura
* Spanyol
* Taiwan
* Thailand
* Vietnam
Yahoo! tidak mengevaluasi atau menjamin keakuratan segala konten Yahoo! Answers. Klik di sini untuk Sanggahan lengkap.
Hak Cipta © 2010 Yahoo! Southeast Asia Pte Ltd. (Co. Reg. No. 199700735D). Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.
* Kebijakan HKI -
* Kebijakan Privasi -
* Ketentuan Layanan -
* Pedoman Komunitas
http://www.youtube.com/watch?v=QiUJmqBb_Cs http://b.casalemedia.com/V2/67776/120586/index.html?g=&r=www.angelfire.com/mt/matrixs/website.htm
Selasa, 16 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ramadhan Kita jalan Kan
Perjalanan Ke Yogyakarta Telah Beres Pada Bulan januari 2009
- Cha-cha
- Serang, Banten, Indonesia
- saya orangnya baek, jujur, dan rajin menabung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar